“13” Angka yang Keramat (Part II)

44 Comments

Setelah kejadian hilangnya charger hempon di hari yang sama (tanggal 13) saya juga mengalami kejadian yang sangat mem-BT-kan. Sebenarnya rada tengsin (bahasa jadul) juga nyeritain ini. Tapi gapapa lah buat sharing. Hehehehe

Di tempat kerja, saya selalu mendapatkan upah hasil menguras keringat (dibaca : gajian) setiap tanggal 13. Ada yang merasa aneh? Yupz… memang sedikit ato banyak itu memang aneh. Mengapa tanggal 13? Soalnya saya mulai kerja pada tanggal 13, jadi dalam saya pun menerima upah kerja tanggal 13. Ga tau kenapa, mungkin karena management-nya mungkin yang ga mau ambil pusing buat ngitung upah karyawan yang masuknya tanggal 13. Berbeda dengan mereka yang masuknya tanggal 1. Ato mungkin ada kebijakan lain? Hanya Allah dan Tim Management yang tau alasannya.

Tiga bulan pertama kerja upah gaji lancar diberikan setiap tanggal 13. Walo pun ga gede tapi cukuplah buat makan sehari-hari, kasih makan hempon walopun chargernya menghilang, kasih makan piaraan, kasih jajan ponakan-ponakan, dan juga kasih jajan anak-anak se-RT. Hehehehe ga denk yang terakhir mah bokis abis! Walopun ga banyak saya tetap bersyukur ko’.

Setiap tanggal 13 biasanya suka ada telpon dari Lantai 2 tempat Bu Icha, wanita yang baik hati, cantik *takut ga kasih uang lagi ma bu Icha jadi we dibaek2in* dan juga suka kasih saya dan rekan lainnya amplop yang isinya kertas berharga yang dapat membuat semua orang tergiur klo melihatnya. Setelah menerima telpon biasanya suka ada perintah yang kata2nya begini “Rifky, Rizky, Syarif dan Imam di tunggu Bu Icha di atas sekarang”. Entah mengapa kalimat seperti itu sangat merdu di dengar di telinga kami berempat, walopun bagi orang lain yang denger sih malah terdengar sangat fals dan menggema.

Tetapi tiga bulan terakhir perintah itu sudah tidak lagi terdengar tepat pada waktunya. Telpon yang isinya perintah menyuruh kami ke lantai 2 itu kadang terjadi setelah tanggal 13. Karena mungkin tanggal 13 itu akhir pekan ato hari libur jadi sengaja diundur. Ko’ aneh yach, masa diundur harusnya kan dimajuin jadi tanggal 12 ato mungkin lebih cepat hehehehe… Udah ga sabar pengen mengembalikan ketebalan dompet yang udah sangat menipis. Soalnya kan yang gajianya tanggal 31 klo hari dalam satu bulan Cuma 30 hari atau tanggal 31-nya akhir pekan ato hari libur pasti gajiannya dimajuin. Ga adil ini mah!

Dan kemaren pun tanggal 13 yang bukan akhir pekan ato hari libur nasional, mengapa tanda-tanda kiamat perintah untuk menuju ke akherat lantai 2 ga kunjung datang. Kami sudah saling diskusi via messenger supaya para pembimbing ga tau. Selain ribut di messenger, biasanya c’Damned pasang status “Rifky Mulki Akbar, Rizky Fauzian, Syarif Hidayat dan Imam Suhendi dipanggil bu Icha ke atas. Kapan yach ada panggilan itu?” di facebook. Kami pun langsung kasih komeng yang beragam dan aneh.

Hingga pukul jam 17.00 teng, kami tidak menerima perintah untuk menuju lantai 2. Dan pupuslah harapan kami untuk dapat penyegaran kembali setelah kerja sebulan. Untuk pulang pun rasanya ga bersemangat. Rasanya seperti pengen diam truz di meja kerja sambil ngenet truz denger bunyi telepon dan menyuruh kami ke lantai 2. Tapi itu ga mungkin, karena biasanya orang-orang di lantai pulang jam 17.00.

Keesokan harinya kamipun harap-harap cemas, apakah uang penyegar itu akan turun pada hari ini atokah Bu Icha akan lupa ingatan lagi. Detik demi detik kami menunggu, tiap telepon berdering, jantung kami pun ikut berdetak kencang, berharap klo itu adalah panggilan dari lantai 2. Sambil menunggu, kami pun saling mengoceh di statusnya temen sebelah. Dan gak disangka komen itu mencapai 114 komen. Sebenarnya sudah digenapkan jadi 113, tapi besoknya ada lagi yang komen, yoowis gapapa lah!

Ni dia statusnya :

Status I

Status II

Status III

Status III

Status IV

Status IV

Status V

Alhamdulillah… setelah kami solat Asyar, berdoa dan juga ngoceh ga jelas di status FB akhirnya ada panggilan yang begitu merdu didengar, kami langsung menghadap Bu Icha di lantai 2. Muka kamipun kembali cerah, semangat baru pun tumbuh. Makasih banyak semuanya! hehehe. Saya harap bu Icha ga bakal lupa lagi! (Minum Cerebr***t dunk bu, biar ingatanya kuat! :P)

Saya kira tanggal 13 merupakan angka yang bakal buat saya senang berbeda dengan pemikiran orang lain yang menganggap klo angka 13 adalah angka yang kurang bersahabat. Huh… mungkin itu cuma sugesti aja.

Begitulah sekelumit cerita saya tentang kejadian yang saya alami pada tanggal 13 Januari 2009.

Mudah2an hari2 selanjutnya berjalan dengan sangat lancar,  tanpa ada rintangan berat yang bisa membuat semangat dan nafsu syahwat emosi saya jadi naik. Amiiin…

Bagaimana dengan kamu, ada kejadian apa dibulan Januari 2009 ini??

“13” Angka yang Keramat (Part I)

25 Comments

Semua orang mungkin menganggap klo angka “13” merupakan angka damned shit f**k sial. Saya juga ga ngerti kenapa mitos ini muncul. Tapi saya kira pasti ada orang yg pernah mengalami kesialan yang berkaitan dengan angka “13”. Salah satunya adalah saya.

Kemaren saya mengalami beberapa kejadian yg dapat memancing nafsu syahwat amarah saya. Ga tau kenapa ini terjadi, apa mungkin karena kemaren2 saya banyak mengeluh tentang hidup. Ato karena saya banyak melakukan hal yg berdosa. Ato lagi mungkin kah saya sedang diuji untuk dapat menempuh kehidupan selanjutnya. Hanya Allah SWT Yang Maha Mengetahui-lah yang punya jawaban dan kehendak.

Pertama saya kehilangan charger hempon. Ceritanya 2 hari yang lalu saya mengisi batre di kantor, gara2 pas mau berangkat tiba2 batre lemah syahwat. Daripada harus nge-Charge di rumah, kan pasti butuh waktu yang lebih dari 1 jam bisa2 telat ke kantor, yoowis saya bawa charger aja ke kantor. Setelah makan siang perut kenyang dan batre hempon pun ikut kenyang saya cabut charger dari hempon. Charger hempon pun saya simpan di atas CPU deket tempat makan, soalnya teman sebelah meja juga suka nge-charge di kantor jadi ga usah bongkar tas lagi klo dia mau pinjam.

Pas mau pulang saya ambil tempat makan, tapi saya lupa apakah charger ikut masuk ke dalam kantong ajaib saya ato ga. Pas sampe rumah pun saya ga ngebuka2 c’kantong ajaib, karena capek saya ga sempet menggeledah isi c’kantong ajaib.

Keesokan harinya alias kemaren alias tanggal 13 saya baru ingat klo kemarennya nge-Charge hempon dikantor. Dan setelah parkir kendaraan saya lekas ke meja kerja dan liat ke CPU untuk memastikan ada ga c’charger tercinta itu. Ternyata… setelah diselidiki dengan mata saya sendiri yang bulat dan hitam agak kecoklatan ini saya tidak menemukan c’charger yang sudah menemani pasangannya, yaitu hempon Nokiem 5130 XpretMusang selama 4 bulan ini.

Saya tanya temen2 seperjuangan di kantor one by one (ceileh so’ Engress :P). mereka pun ga ada yang tau di mana keberadaan c’charger. Karena males tanya2 lagi saya pasang status aja. Dan ada temen yang kasih komeng “Dah dijual mam ku urang!hehe”, truz “Tuch dikolong ranjang! Makanya klo maen tuch jangan sampe hilang ingatan :P”, dan ada lagi komeng yang paling ngehe “Sok mam tukeran aja ma CD (celana dalem) gw! Mau ga?”. Saya ga tau apa maksud komeng yang terakhir. Huuuuh…

Setelah saya berpikir dan memfleshbek kejadian sehari sebelum tanggal 13 setelah pulang dari kantor saya sempat mampir sebentar ke tempat Photo Copy buat menjilid buku tutorial. Apa mungkin chargernya jatuh pas saya ambil buku yang belom dijilid. Ato kah tertinggal di kantor dan ada yang mengambilnya. Hmmmm… hanya Allah dan c’charger yang tau. Yach saya pun mengikhlaskan kepergian c’charger ke alamnya.

Sebenarnya saya pernah kehilangan hempon 2x sebelumnya. Dua-duanya hempon Nokiem. Sayangnya charger kedua hempon itu sudah di reQuest sama sodara2. Jadi ga mungkin kan klo harus meminta chargernya dikembaliin. Gengsi Dong! 😛

Selamat Tinggal Charger Tercinta.

PS : klo ada yang bisa menerawang dimana keberadaan charger saya harap hubungi saya. Thanx!

Mengeluh Sejenak

21 Comments

Kita pasti pernah merasa hidup ini tak adil terhadap kita. Entah karena kita sedang berduka ato mungkin karena kita sedang dilanda masalah. Yang pasti ada kalanya kita mengeluh dengan kehidupan ini. Mungkin kita merasa “ko’ hidup gw gini2 aja yach, padahal kan kita dah begini truz gw juga dah begitu, tapi kenapa Tuhan tetap saja tak Adil ma gw”. Tapi mendingan kita jangan terlalu banyak komplen, karena bisa jadi kita tidak mensyukuri apa yg telah Tuhan berikan kepada kita dan mengambil semua yg telah diberikan.

Setelah lulus dari sekolah kemaren saya baru merasakan gimana kehidupan yang sebenarnya dan mulai mengerti seperti apa hidup yang benar-benar hidup. Banyak pertanyaan yang bermunculan. Berikut adalah beberapa pertanyaan yg selalu bergelantungan di kepala saya tentang :

  1. Mengapa orang yang rajin, pintar dan ingin sungguh-sungguh ingin belajar banyak yang tidak mempunyai kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak, karena tersandung oleh masalah biaya. Sedangkan diluar sana banyak sekali orang yang mampu dan berkesempatan malah menyia-nyiakan kesempatan itu dengan menghabiskan uang orangtuanya untuk hidup yang mewah dan tidak sungguh-sungguh dalam belajar, malah menjadikan kuliah untuk ajang bermain dan bersenang-senang tanpa memikirkan orang lain yang harus bersusah payah terlebih dahulu untuk mendapatkan pendidikan layak seperti mereka.
  2. Mengapa ada orangtua yang kaya dan ingin anaknya berpenampilan mewah dan menarik, malah mempunyai anak yang ingin bergaya sederhana dan tidak suka dengan barang mewah. Tapi ada juga orangtua yang untuk mencari makan saja susahnya setengah mati, malah mempunyai anak yang ingin punya barang2 mewah. Mengapa Tuhan tidak menukar saja kehidupan itu sehingga semua anak di dunia ini jadi bahagia. Jadi ga ada lagi berita tentang anak yang membunuh orangtuanya gara-gara hal sepele.
  3. Mengapa seorang yang ingin mencintai orang lain dengan tulus dan sepenuh hati, kadang tidak mendapat cinta yang didambanya. Dan orang yang dicintainya tersebut malah memilih untuk mengorbankan kebahagiaanya untuk orang yang sama sekali tidak mencintainya. Mengapa Tuhan tidak membiarkan cinta yang tulus itu mendapatkan cintanya. Jadi di dunia ini tidak akan ada lagi orang yang merasa patah hati :P.
  4. Mengapa orang yang melakukan kesalahan kecil harus dihukum dengan hukuman yang begitu berat. Tapi banyak orang yang telah menyengsarakan orang banyak malah bebas berkeliaran dan berlibur keliling dunia. Mengapa Tuhan tidak langsung menghukum orang jahat itu dengan hukuman yang setimpal saja. Jadi mungkin kejahatan di muka bumi akan berkurang.

Mungkin itu hanyalah pertanyaan konyol yang keluar dari orang yang baru mengenal kehidupan nyata. Keluhan yang sangat tak begitu penting klo kita membandingkan dengan kehidupan yang akan dijalani. Keluhan untuk orang yang baru saja menapaki dunia ini dengan kaki yang masih tertatih-tatih, yang masih harus belajar banyak dari pengalaman akan dilalui dikemudian hari.

“Syukuri apa yang ada… Hidup adalah anugrah…

Tetap jalani hidup ini… Melakukan yang terbaik…”

Iya. Itulah satu bait lirik lagu dari D’Masiv yang selalu saya ingat apabila sedang ditimpa masalah ato sedikit stress. Karena menurut saya kata2 itu sangat ampuh dalam membantu kita melanjutkan kehidupan yang penuh dengan cobaan, halangan dan rintangan yang jumlahnya bisa saja melebihi angka 99 (:P kayak Sun Go Kong aja).

Kehidupan ini sebenarnya akan sangat indah klo kita hadapi dengan rasa syukur dan truz melakukan sesuatu yang terbaik agar kita tidak menyesal di kemudian hari tanpa ada keluh kesah yang akan membebani. Jadi jalanilah hidup ini dengan rasa syukur, bahagia dan nikmatilah setiap waktu yang tlah diberikan Tuhan kepada kita.

She is a High Quality vocalist

32 Comments

Postingan pertama di tahun 2010 ini saya mau ikut-ikutan blog tetangga sebelah yg suka posting actor-aktor favoritnya :P. Dan kali ini saya akan memposting salah satu dari sekian banyak penyanyi ato vocalist band yg saya sukai. Diantaranya adalah Tantri Kotak.

Sedikit biography tentang Tantri, nama lengkap Tantri Syalindri Ichlasari, lahir di Tangerang pada tanggal 9 Agustus 1989 (ga beda jauh ma saya :D). Memulai karirnya sebagai vocalist band Ares yg menjadi salah satu finalist Dream Band. Setelah itu Tantri pun bergabung dengan Kotak hingga sekarang.

Mengapa saya suka sama Tantri? Saya dan anda semua tentunya pasti sering nonton acara2 music seperti Dahsyat, kotak masuk Inbox, Mantap, DeringS, dan mahluk acara lain sejenisnya. Awal mulanya saya ga terlalu suka ma vocalist Kotak yg baru, karena saya pikir suaranya ngeJeans ngeRock banget, paling cuma pas recordingnya aja bagus truz klo pas nyanyi Live ga bakal sebagus suara waktu recordingnya. Ternyata pemikiran saya ini salah. Pas lagi nonton salah satu acara music tadi saya liat performance Tantri dkk, wah bagus pasti Lipsing ini mah. Tapi pas didengerin dan disimak dengan baik-baik ternyata itu emang suara aslinya. Gilaaaaaaaaa… saya terpaku, terkesima, tersepona terpesona dengan suaranya Tantri.

Setelah sering melihat performance Live-nya Kotak, ko’ dirasa-rasa orangnya cantik juga hehehe. Semakin hari diliatin makin cantik aja. Apalagi gaya gotik-nya, widih… pas banget suara dan penampilannya. Keren!

Tantri

Karena suara, penampilan, dan wajahnya yang cantik rupawan saya jadi terpincut dengan vocalist yg satu ini. Gak kayak penyanyi lainnya yang cuma bermodalkan tampang aja tanpa diimbangi dengan kualitas yang memadai. Menurut saya Tantri “Kotak” itu sama kayak Amy Lee “Evanescence”. Sama2 vocalist band beraliran Rock, sama2 bergaya gotik, sama2 punya kualitas suara yang ga bisa dianggap remeh, dan yang terakhir sama2 cantik.

Tantri Lagi

Selain Tantri yang mempunyai kualitas diatas standar dan juga tampang yang ca’em, saya juga suka sama mantan vocalistnya Garasi yaitu Ayu Ratna, Mulan Jameela, Hayley William “Paramore”, Amy Lee “Evanescence”

Yupz… segini dulu dech buat postingan kali ini. Mungkin di lain waktu saya bisa posting penyanyi favorit saya yang lainnya. Jadi ketauan dech selera saya kayak gimana! Aduh.. Jadi malu maluin niyh!

Ps : Sorry gambarnya ngambil dari web sebelah, coz blom pernah ketemu langsung ma orangnya! 😛 Judulnya saya dah ganti sesuai dengan permintaan mbak isnuansa :D. Makasih! Tahunnya dah direvisi. 😀