Kita pasti pernah merasa hidup ini tak adil terhadap kita. Entah karena kita sedang berduka ato mungkin karena kita sedang dilanda masalah. Yang pasti ada kalanya kita mengeluh dengan kehidupan ini. Mungkin kita merasa “ko’ hidup gw gini2 aja yach, padahal kan kita dah begini truz gw juga dah begitu, tapi kenapa Tuhan tetap saja tak Adil ma gw”. Tapi mendingan kita jangan terlalu banyak komplen, karena bisa jadi kita tidak mensyukuri apa yg telah Tuhan berikan kepada kita dan mengambil semua yg telah diberikan.

Setelah lulus dari sekolah kemaren saya baru merasakan gimana kehidupan yang sebenarnya dan mulai mengerti seperti apa hidup yang benar-benar hidup. Banyak pertanyaan yang bermunculan. Berikut adalah beberapa pertanyaan yg selalu bergelantungan di kepala saya tentang :

  1. Mengapa orang yang rajin, pintar dan ingin sungguh-sungguh ingin belajar banyak yang tidak mempunyai kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak, karena tersandung oleh masalah biaya. Sedangkan diluar sana banyak sekali orang yang mampu dan berkesempatan malah menyia-nyiakan kesempatan itu dengan menghabiskan uang orangtuanya untuk hidup yang mewah dan tidak sungguh-sungguh dalam belajar, malah menjadikan kuliah untuk ajang bermain dan bersenang-senang tanpa memikirkan orang lain yang harus bersusah payah terlebih dahulu untuk mendapatkan pendidikan layak seperti mereka.
  2. Mengapa ada orangtua yang kaya dan ingin anaknya berpenampilan mewah dan menarik, malah mempunyai anak yang ingin bergaya sederhana dan tidak suka dengan barang mewah. Tapi ada juga orangtua yang untuk mencari makan saja susahnya setengah mati, malah mempunyai anak yang ingin punya barang2 mewah. Mengapa Tuhan tidak menukar saja kehidupan itu sehingga semua anak di dunia ini jadi bahagia. Jadi ga ada lagi berita tentang anak yang membunuh orangtuanya gara-gara hal sepele.
  3. Mengapa seorang yang ingin mencintai orang lain dengan tulus dan sepenuh hati, kadang tidak mendapat cinta yang didambanya. Dan orang yang dicintainya tersebut malah memilih untuk mengorbankan kebahagiaanya untuk orang yang sama sekali tidak mencintainya. Mengapa Tuhan tidak membiarkan cinta yang tulus itu mendapatkan cintanya. Jadi di dunia ini tidak akan ada lagi orang yang merasa patah hati😛.
  4. Mengapa orang yang melakukan kesalahan kecil harus dihukum dengan hukuman yang begitu berat. Tapi banyak orang yang telah menyengsarakan orang banyak malah bebas berkeliaran dan berlibur keliling dunia. Mengapa Tuhan tidak langsung menghukum orang jahat itu dengan hukuman yang setimpal saja. Jadi mungkin kejahatan di muka bumi akan berkurang.

Mungkin itu hanyalah pertanyaan konyol yang keluar dari orang yang baru mengenal kehidupan nyata. Keluhan yang sangat tak begitu penting klo kita membandingkan dengan kehidupan yang akan dijalani. Keluhan untuk orang yang baru saja menapaki dunia ini dengan kaki yang masih tertatih-tatih, yang masih harus belajar banyak dari pengalaman akan dilalui dikemudian hari.

“Syukuri apa yang ada… Hidup adalah anugrah…

Tetap jalani hidup ini… Melakukan yang terbaik…”

Iya. Itulah satu bait lirik lagu dari D’Masiv yang selalu saya ingat apabila sedang ditimpa masalah ato sedikit stress. Karena menurut saya kata2 itu sangat ampuh dalam membantu kita melanjutkan kehidupan yang penuh dengan cobaan, halangan dan rintangan yang jumlahnya bisa saja melebihi angka 99 (:P kayak Sun Go Kong aja).

Kehidupan ini sebenarnya akan sangat indah klo kita hadapi dengan rasa syukur dan truz melakukan sesuatu yang terbaik agar kita tidak menyesal di kemudian hari tanpa ada keluh kesah yang akan membebani. Jadi jalanilah hidup ini dengan rasa syukur, bahagia dan nikmatilah setiap waktu yang tlah diberikan Tuhan kepada kita.