Penikmat Film

Leave a comment

Pada hari Jum’at kemarin saya nonton tv. Pas pindah-pindah statiun tv, entah mengapa remote tv seperti mengarahkan saya kepada salah satu statiun TV yang masih baru tetapi program-programnya bagus banget. Pada saat itu sedang berlangsung acara Fiola (Film Indonesia Oh la la…). Acaranya membahas tentang dunia perfilman Indonesia. Yang jadi pembawa acaranya Joko Anwar dan Nia Dinata. Dua-duanya sutradara yang keren banget dan juga kritikus film yang hebat. Jadi sudah pasti yang dibahas di programnya juga bakal keren. Cari ada di Youtube ada kok. Episode 4 kalau ga salah.

Sebenarnya itu bukan pertama kali saya nonton acara Fiola ini, minggu-minggu sebelumnya saya juga pernah nonton tapi selalu dengan cara yang tidak sengaja. Jadi saya tidak pernah sengaja nunggu acara ini, tapi entah kenapa kalau ada acara yang sesuai dengan minat dan hobi, alam itu serasa mengarahkan kita kepada sesuatu yang akan membuat kita semakin mengenal dan menambah pengetahuan tentang apa yang kita ingin tahu.

Kemarin yang dibahas tentang beberapa faktor yang membuat jumlah penonton film Indonesia semakin menurun. Narasumber yang hadir pada malam itu adalah Hanung Bramantyo, HB Naveen (Produser Comic 8), Chand Parwez Sevia (Pemilik Star Vision), Coorperate Secretary Cinema XXI (lupa namanya) dan salah satu distributor film (lupa juga namanya). Hasil dari diskusinya adalah faktor yang membuat penonton film Indonesia menurun adalah : mungkin scriptnya tidak bagus, promosinya kurang, issue politik dsb, film Hollywood dimata orang Indonesia dianggap lebih bagus daripada film Indonesia sendiri.

Tuh kan kesimpulannya oke-oke banget. Tapi itukan diambil dari sudut pandang sineas atau pembuat film. Nah sedangkan dari sudut pandang saya sebagai penikmat film, faktor menurunnya penonton film Indonesia adalah harga tiket bioskop yang sudah tidak bersahabat lagi dikantong. Makanya banyak penonton yang beralih untuk membeli dvd bajakan, streaming atau download dengan harga yang tentunya sangat jauh lebih murah.

Sekarang harga tiket bioskop sekitar Rp. 35.000 (Senin-Jum’at) dan Rp. 50.000 (Sabtu-Minggu). Dulu waktu saya SMA sekitar tahun 2006 harga tiket masih Rp. 10.000-Rp. 15.000 (Senin-Jum’at) dan Rp. 20.000-Rp. 25.000 (Sabtu-Minggu). Dan waktu SMA tiap bulan anak sekelas pasti ada acara nonton bareng ke bioskop sepulang sekolah. Kadang kalau ada beberapa film yang bagus tayang sebulan bisa 3x nonton ke bioskop. Sekarang sebulan sekali aja ga pernah. Terakhir kali ke bioskop nonton Interstellar. Dulu ada temen ulang tahun, nraktir temen sekitar 15 orang nonton di Bioskop dan nontonnya film Realita Cinta dan Rock n Roll (film Indonesia bukan Barat). Sekarang nraktir 5 orang untuk nonton di bioskop harus pikir 2-3 kali, mending nraktir makan-makan aja lebih kenyang dan puas dijamin. Dan dulu pas SMA saya ikut Paskibra Kota Bandung, setelah pengibaran di Balai Kota kita dapat tiket nonton di Bioskop BIP. Waktu itu satu bioskop hampir diisi full sama anggota dan pelatih dari PKB. Dan kita milihnya nonton film Kuntilanak (film Indonesia bukan Barat). Sekarang mungkin pelatih akan mikir ratusan kali untuk membayar anggotanya beli tiket bioskop.

Dengan harga tiket Rp. 35.000 keatas penonton pasti akan lebih selektif dalam memilih film. Penonton tidak ingin membuang hasil keringatnya untuk menonton film yang tidak sesuai harapan atau bisa membuatnya puas. Coba kalau harganya bisa diturunkan lagi misal menjadi Rp. 25.000 mungkin jumlah penonton bioskop terutama film Indonesia bisa tetap banyak atau meningkat. Walaupun film Indonesia yang ditonton misalkan tidak sesuai dengan harapan, tapi dengan harga tiket yang terjangkau penonton tidak akan menyesal untuk kembali ke bioskop dan nonton film Indonesia. Lagian kan katanya penonton kita sekarang sudah pintar memilih tontonan mana yang baik dan bermutu dan tontonan mana yang tidak layak. Jadi film Indonesia yang bagus pasti akan selalu mendapatkan respon yang bagus pula dari penonton. Seperti tayangan di acara Fiola, harga tiket saat ini (Rp. 35.000) sama dengan 6-7 dvd bajakan. Otomatis penonton akan lebih memilih dvd bajakan. Belum lagi saingan dengan film downloadan dan streaming.

Semua orang itu perlu namanya hiburan. Menonton film di bioskop adalah salah satu alternatif hiburan. Memangnya kalangan atas saja yang ingin nonton di bioskop. Kalangan bawah juga tentu ingin mencoba menikmati nonton film di bioskop. Dan salah satu cara agar kalangan menengah kebawah dapat ikut nonton film di bioskop adalah dengan mengurangi harga tiket. Jadi orang-orang juga akan kembali menonton film di bioskop. Dulu waktu SMA ada yang namanya NoMat (Nonton Hemat) tiap hari Senin Selasa. Sekarang mah yang ada NoHal (Nonton Mahal).

Untuk itu saya sih cuma punya pemikiran aja sebagai penikmat film. Gimana kalau ada gerakan NontonFilmIndonesia setiap seminggu sekali atau sebulan sekali juga gapapa. Jadi dihari tertentu harga tiket film Indonesia didiskon 25% syukur-syukur 50% jadi kayak NoMat lagi. Itu aja sih harapan saya sebagai penikmat film.

 

Peace πŸ˜€

Twitter Selebrity

40 Comments

Twitter Selebritis

By : ImUmPh

Artist Twitter
Acha Septriasa @achachooey
Adam Lambert @adamlambert
Adit “Insomnia” @adit_insomnia
Adrie Subono @AdrieSubono
Afgan Syahreza @afgansyah_reza
Agnes Monica @agnezmo
Alyssa Soebandono @aichasoebandono
Andrew Darwis “Kaskus” @adarwis
Ashlee Simpson @ashsimpsonwentz
Audy @aawdee
Benjamin Madden “Good Charlotte” @benjaminmadden
Britney Spears @britneyspears
Bunga Citra Lestari @bclsinclair
Cathy Sharon @cathysharon
Chicko Jerikho @cjerikho829
Christian Sugiono @csugiono
Christina Aguilera @TheCAguilera
Cut Tary @CTinsert
Daniel Mananta, VJ @vjdaniel
Desta Club 80’s @desta80s
Dewi ‘Dee’ Lestari @deelestari
Dewi Sandra @dewisandra
Dian Sastro Wardoyo @therealDiSastr
Edrict Tjandra @edrictjandra
Fitri Tropica @fitrop
Gita Gutawa @gitagut
Herfiza Novianti @Herfiza
Herjunot Ali @Herjuno7Ali
Indra Bekti @indrabektiasli
Indra Birowo @birowo
Indra Herlambang @indraherlambang
Indy Barends @indybarends
Irwansyah @irwansyahAsli
J. K. Rowling, “Harry Potter” @jk_rowling
Jason Mraz @jason_mraz
Joel Madden “Good Charlotte” @JoelMadden
Justin Bieber @justinbieber
Justin Timberlake @jtimberlake
Katy Perry @katyperry
Lady GaGa @ladygaga
Laudya Cynthia Bella @Bellaudya829
Lindsay Lohan @lindsaylohan
Maia Meychan @MaiaSangJuara
Mandy Moore @TheMandyMoore
Marshanda @amarshanda
Master Deddy Corbuzier @corbuzier
Nadia Saphira @nadiasaphira
Najwa Shihab @NajwaShihab
Naysilla Mirdad @naymirdad
Nerra, Vocalist Tangga @NerraTangga
Nidji Official @NidjiIndonesia
Olla Ramlan @olram_sean
Oprah Winfrey @Oprah
Paramore @paramore
Paris Hilton @ParisHilton
Pevita Pearce @pevpearce
Pink @Pink
Priya Kuburan @priyapriyapriya
Rachel Amanda @auroramanda
Raditya Dika @radityadika
Rihanna @rihanna
Ringgo Agus Rahman @ringgoagus
Risty Tagor @ristytagor
Riza Shahab @rizashahab
Rossa @mynameisrossa
Saira Jihan Cin(T)a @sairajihan
Sandra Dewi @PrincessSandraD
Sarah Sechan @sarseh
Saykoji @saykoji
Selena Gomez @selenagomez
Shanty @shantythesinger
Sherina Munaf @sherinamunaf
Surya “Insomnia” @suryainsomnia
Tantri “Kotak” @tantrikotak
Tasya @tasyakamila
Taylor Swift @taylorswift13
Thalita Latief @thalitalatief
Tifatul Sembiring, Menkominfo @tifsembiring
Tika Panggabean @TikaPanggabean
Tike Priatnakusumah @tikeprie
Tiwi “T2” @OrdinaryTiwi
Tora Sudiro @t_ORASUDIRO_ro
Tyas Mirasih @tyasmirasih
Ussy Sulistiawaty @ussyklik
Velove Vexia @Vaelovexia
Vicko, Host Insert Pagi @vickovicko
Vidi Aldiano @vidialdiano
Vincent 80’s @vincentrompies
Widy “Vierra” @widikidiw

Silahkan di follow artis-artis favorit anda semuanya. πŸ˜€ Kalo ada yang mau sharing seleb lain juga boleh menulis dikomentar.

Jangan lupa untuk follow juga twitter yang punya ini blog @imumph. okeh πŸ˜€

Keterangan : Kalo namanya yang ditebalkan, berarti itu selebritis import .:D

Penasaran,Β TanyakanΒ Saja!Β [Sticky]

96 Comments

Setiap manusia pasti pernah diliputi oleh rasa ingin tahu atau rasa penasaran yang begitu besar. Mulai dari ingin tahu tentang bagaimana kehidupannya di masa depan, siapakah jodoh yang akan menjadi pasangannya kelak, pekerjaan apa yang cocok dilakoninya, mungkin kapan kita akan menikah dan mempunyai anak, berapakah jumlah anak kita nanti.

Agar rasa penasaran ini dapat berkurang, saya akan memberikan referensi tentang sebuah situs yang dapat menjawab rasa penasaran anda. Tempat kejadian perkaranya ada di ask.ralarash.com. Sebaiknya anda segera meluncur ke ask.ralarash.com ajukan pertanyaan sebanyak-banyaknya supaya anda tidak akan mati penasaran. πŸ˜›

Di sana kita bisa bertanya apa saja, asalkan pertanyaan itu tidak semu. Jadi kita harus bertanya mengenai hal yang pasti-pasti saja. Jangan lupa baca petunjuk terlebih dahulu supaya kita bisa menggunakan ralarash dengan baik dan benar.

Berikut adalah hasil dari berapa pertanyaan yang saya ajukan ke ralarash. Silahkan disimak :

Pertanyaan mengenai Perjodohan :

Perjodohan

Pertanyaan mengenai masa depan :

Masa Depan

Bagaimana dengan anda?

Apakah anda ingin mencoba?

Silahkan cek ke Ask Ralarash : Online Virtual Tarot dan tanyakan pertanyaan sebanyak-sebanyaknya. Jangan lupa baca petunjuknya.

Pesan saya jangan terlalu serius. Cukup untuk seru-seruan saja biar ga stress. πŸ˜€

Jangan lupa di klik link-nya yach bos! πŸ˜€

Silahkan mencoba. πŸ˜€

Mau punya hosting dengan Disk space 1 GB dengan Unlimited Bandwith + Domain.COM ?? langsung aja ikutan ”Spread Ask Ralarash Contest”

Awards Selanjutnya

36 Comments

Gila… sungguh gila… πŸ˜€ Hanya selang beberapa minggu dari penganugerahan Awards Pertama yang Cihuyyy saya mendapatkan lagi awards dari Phii dan Andipeace.

Kamsahamnida.. wkwkwk Terimakasih banyak!

Award Pertama ini saya dapatkan dari nominasi β€œAward Be Great Friendship”.

Be Great Friendship

Klo boleh saya deskripsikan menurut imaginasi saya sendiri begini ceritanya :

Karena gambarnya dominan warna hitam dan ada gambar berjabat tangan ini artinya yang memberikan awards ini ingin melakukan kerjasama. Bisa saja kerjasama bisnis, kerjasama dalam backlink, atau mungkin kerjasama dalam mengerjakan soal ujian. πŸ˜€

Sebenarnya sama yang punya blog saya diperintahkan untuk mengambil awards yang ada, tapi klo diambil semua bisa-bisa dibilang RW 06 (rewog = rakus)truz yang lain ga kebagian. Truz bingung banget mau disimpan dimana. Seandainya awardsnya ada hadiah nonton konser Girls Generation di Korea pasti bakal saya ambil semua. *ngareppppp πŸ˜› *

Award Kedua namanya β€œYou are Nice Blogger”

Nice Blogger

Deskripsinya tak perlu panjang kata lagi semuanya pasti sudah mengerti. Artinya Kamu (saya sendiri yaitu ImUmPh) adalah Blogger yang baik, ganteng, kalem, cool, pinter. Akakakakak

Rasa terima kasih yang tak henti-hentinya saya ucapkan kepada Allah SWT yang selalu memberikan nikmat yang sangat berlimpah, orang-orang di kantor yang selalu membuat saya ga bosan untuk memposting kejadian-kejadian yang tak terlupakan selama ini, semua teman-teman blogger yang asyik-asyik, baek-baek, pinter-pinter, cantik-cantik, ganteng-ganteng (tetep masih gantengan saya πŸ˜› ), terutama ImUmPh Lover yang ada di luar sana πŸ˜€ *ngayal banget! Mana ada. Hohohoho*

Maafkan kepada semua pengunjung CqBgdhVzn, karena tidak menemukan postingan yang asyik atau info yang bermanfaat. Maklum Blogger Newbie yang postingannya masih amburaddul. Tapi semoga dengan adanya Awards ini blog CqBgdhVzn ini semakin jadi Geregetan. β€œSambil nyanyi.. Geregetan… jadinya Geregetan”

Kalo ada yang mau menyumbangkan awardsnya lagi ke saya akan saya terima dengan tangan terbuka. Tapi awardsnya yang bagus aja, kayak Handsome Blogger, Cool Blogger, Awesome Blogger. Kalo ada itu juga. Hehehehe

Mohon maaf apabila ada kata-kata yang tidak berkenan atau kurang senonoh. Biasa ketidaknormalan orang ini sedang kumat. Apabila menemukan sesuatu yang menarik atau ada masukkan yang ingin ditambahkan, akan saya terima dengan lapang dada.

Sekali lagi Terima kasih kepada Phie dan Andipeace yang telah merelakan awardsnya saya pajang. Dan juga kepada teman-teman blogger yang telah berkunjung saya ucapkan banyak terima kasih.

Salam hangat dari orang yang kurang normal ini. πŸ˜€

Tips Mengelola Subtitle

53 Comments

Setiap film yang kita tonton pasti ada subtitle atau teks dialognya. Klo ga ada teksnya mana mungkin kita bisa ngerti alurnya. Tapi mungkin bagi yang udah expert in English yach ga da subtitle juga udah ngerti. Sedangkan bagi saya, nonton film tanpa teks kayak ada yang kurang. Kareng mungkin akan ada kata-kata yang bisa menginspirasi kita atau membuat kita lebih tergugah setelah menonton film setelah kita tahu maksud yang sebenarnya dan juga pesan yang akan disampaikan lebih sampai kepada penonton.

Untuk film yang sering kita download mungkin ada kalanya subtitle yang kita inginkan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Untuk meminimalisirnya saya punya beberapa tips agar film yang kita tonton jadi lebih enak dipandang dan diingat. hehehe. Berikut tips-nya :

1. Download subtitle yang sesuai dengan kode film.
Setiap file film yang kita di download selalu ada code atau mungkin orang yang menyebarkannya sehingga bisa kita download bebas di Internet. Codenya terdapat pada akhir judul film, atau setelah kata DvdRip atau XViD. Contohnya, jika file film bernama β€œthe.bounty.hunter.r5.line.xvid.mention.avi” maka kodenya adalaah β€œR5-Line” atau β€œMention”. Contoh lainnya : file bernama β€œDear.John.2010.dvdrip.x264.AAC.300mbunited.com-scOrp.id.avi” maka code untuk menemukan subtitle yang sesuai adalah β€œAAC” atau β€œscOrp”. Untuk memudahkan biasanya website yang menyediakan film-film untuk di download sudah mesediakan link untuk mendownload subtitle yang sesuai. Situs yang biasa saya kunjungi untuk mendownload film adalah cinema3satu.blogspot.com, 300mbunited.com. Selain itu saya juga suka berkunjung ke ftpsearch-nya ITB, tapi sayang ftp ini tidak bisa diakses diluar ITB. Untuk mendownload subtitlenya saja bisa berkunjung ke subscene.com atau opensubtitles.org.

2. Menampilkan Subtitle.
Apabila kita berhasil mendapatkan subtitle dari film yang ingin tonton, kita harus menyamakan nama file film dengan file subtitle. Contohnya, jika nama file film adalah β€œthe.bounty.hunter.r5.line.xvid.mention.avi” maka nama subtitlenya adalah β€œthe.bounty.hunter.r5.line.xvid.mention.srt”. Yang harus diingat adalah nama file film biasanya berekstensi β€œ.avi” atau β€œ.mkv” sedangkan subtitle berekstensi β€œ.srt” atau β€œ.sub”. Apabila ada yang ingin menampilkan subtitle lebih dari 1 bahasa, bisa mengubah nama subtitle menjadi β€œthe.bounty.hunter.r5.line.xvid.mention.Eng.srt”. untuk bahasa Inggris dan β€œthe.bounty.hunter.r5.line.xvid.mention.Ind.srt”. untuk bahasa Indonesia.

3. Menyesuai waktu subtitle dengan pengucapannya.
Kadang setelah kita berhasil mendapatkan subtitle dan telah tampil di player, kita mendapatkan kendala, yaitu pengucapan dan teks yang keluar tidak berbarengan. Contohnya di film sudah ngemeng panjang lebar kesana kemari, eh subtitle baru muncul setelah omongan itu selesai. Sebenarnya kita tidak perlu software yang lain lagi untuk menyesuaikannya.
Berikut adalah cara yang termudah :
a. Untuk pengguna Media Player Classic bisa meng-doubleclick iconΒ  DirectVobSub di taskbar. Setiap kita memutar sebuah film maka icon ini akan muncul. Setelah itu maka Properties akan muncul, lalu klik tab Timing.

b. Yang lebih gampang lagi adalah memutar film menggunakan VLC player, karena dengan VLC player kita hanya bisa menyesuaikan timing subtitle hanya dengan menggunakan tombol β€œG” dan β€œH” pada keyboard. Tombol “G” untuk mempercepat timing subtitle, sedangkan tombol β€œH” untuk memperlambat timing subtitle. Hitungannya adalah apabila subtitle telat 3 detik, maka kita isi pada timing dengan angka -3000 karena hitungannya adalah milisecon. Begitu juga sebaliknya.

Begitulah tips yang dapat saya bagikan untuk kali ini. Semoga bermanfaat. πŸ˜€

Selamat Menonton!

Award Pertama. Cihuyyyy!

40 Comments

Kemaren tanpa disangka dan tanpa diduga saya akhirnya mendapatkan juga Award dari sahabat blogger BimaSakti88. Entah ada angina pa sehingga award itu bisa sampai ke tangan saya. Padahal belom satu tahun saya aktif berjelajah di dunia blog. Dan klo di liat2 postingan yang saya publish tidak semenarik postingan dari tetangga blog yang lainnya. Tapi dengan mendapatkan Award ini saya semakin termotivasi untuk mempublish postingan yang lebih baik dan lebih bermanfaat lagi. Semoga!

Ga mau kalah seperti para selebritis, saya mau ucapkan terima kasih kepada para pembaca setia postingan saya. Emank ada gitu… hehehehe kepada Bapak BimaSakti88 yang telah mendistribusikan Awardnya kepada saya. Kepada teman-teman di tempat kerja, truz para atasan yang telah memberikan koneksi internet yang hebat, sehingga saya tetap bisa eksis di dunia blog. Ga tau gimana jadinya klo di kantor ga bisa konak konek. Rasanya ga afdhuol klo kerja ga sambil blogwalking, browsing, chatting, apalagi download. Hihihihih *ketawa setan*

Ini dia Award-nya :

Award Pertama

Sekali lagi terima kasih banyak atas partisipasi anda semuanya. Karena dukungan anda semua saya bisa ngeksis di dunia blog tanpa harus lebay plissss…

Seperti titah sebelumnya, maka Award ini saya teruskan kepada teman-teman yang ada di Blogroll saya. Silahkan untuk mengambilnya.

Terima kasih!

Compile Glest 3.2.2 Menggunakan Visual Studio 2003

24 Comments

Baiklah kali ini saya akan membagi sedikit ilmu tentang dunia compile-mengcompile.

Apakah sudah ada yang mengunduh Glest 3.2.2 source. Kalo belum silahkan unduh dulu. Bisa di unduh di sini http://sourceforge.net/projects/glest/files/. Pilih glest source versi 3.2.2 dan glest data 3.2.1.

Glest

Untuk mengcompile Glest 3.2.2 ini saya sengaja menggunakan Visual Studio 2003 karena library di Visual Studio 2003 lebih lengkap bila dibandingkan dengan Visual Studio versi lainnya. Setahu saya sich gitu, tapi kalo ada yang bisa megcompile selain dengan Visual Studio 2003 mohon kasih tau saya gimana caranya! Saya kan masih baru, jadi mohon bimbingan dari semuanya!

1. Software yang harus di install :

  • Microsoft Visual Studio 2003
  • Winrar, Winzip, 7zip atau software untuk membuka file compress.

2. External Library yang dibutuhkan :

3. Pembuatan Directori untuk penyimpanan Source file :

  • Buat folder dengan nama β€˜Glest’ di drive β€˜D’ atau β€œE” sesuai dengan selera Anda. Jangan di β€œC” karena nanti takut terformat apabila Anda akan install ulang Windows.
  • Di dalam folder β€˜Glest’ tadi, buat kembali folder dengan nama β€œDependencies” dan β€œGlest3.2.2”.
  • Folder β€˜shared_lib’ yang ada di folder β€œglest_source_3.2.2\source”, folder library (β€˜xerces-c_2_6_0-windows_nt-msvc_60’, β€˜OggVorbis-win32sdk-1.0.1’ dan β€˜GLsdk’) yang telah dibuka cempress-nya (di unzip) di copy lalu paste ke folder β€˜Dependencies’.
  • Buka folder β€˜shared_lib’ lalu buat folder baru dengan nama β€˜lib’.
  • Buka folder β€˜Glest3.2.2’ lalu buat folder baru dengan nama β€˜Source’ dan β€˜bin’.
  • Copy semua folder yang ada di folder β€œglest_source_3.2.2\source\glest_game” ke folder β€˜Source’ yang ada di dalam folder β€˜Glest3.2.2’.
  • Copy semua file dan folder yang ada di folder β€œglest_data_3.2.1\glest_game” ke folder β€˜bin’.

4. Pembuatan GlestLib :

  • Buka Microsoft Visual Studio 2003, pilih β€˜File’ -> β€˜New’ -> β€˜Project’. Pada layar β€˜New Project’ pilih β€˜Visual C++ Projects’ -> β€˜Win32’ -> β€˜Win32 Console Project’.
  • Beri nama project sebagai β€˜GlestLib’. Ubah β€˜Location’ menjadi β€˜D:\Glest\Dependecies\shared_lib’. Klik β€˜OK’.
  • Di layar β€˜Win32 Application Wizard’ pilih β€˜Application Settings’. Di Additional Options pilih : β€˜Empty Project’ dan Application type : klik β€˜Static Library’. Klik β€˜Finisih’.
  • Di project GlestLib yang kita buka di Visual Studio, klik kanan folder β€˜Source Files’ -> β€˜Add’ -> β€˜New Folder’ dan beri nama β€˜Graphics’. Buat lagi folder yang lainnya di dalam β€˜Source Files’ dan beri nama β€˜Lua’, ‘Platform‘, ‘Sound‘, ‘Util‘ dan ‘Xml‘.
  • Di dalam folder β€˜Graphics’ yang terdapat pada β€˜Source Files’ dan β€˜Header Files’, buat folder dengan nama β€˜gl’.
  • Sekarang kita dapat menambahkan file ke dalam folder yang sesuai. Dengan cara klik kanan pada folder β€˜Graphics’ -> β€˜Add’ -> β€˜Add Existing Item’. Di dalam layar β€˜Add Existing Item’, arah ke folder β€˜D:\Glest\Dependencies\shared_lib\sources\graphics’, kemudian pilih semua file yang berekstensi *.cpp klik tombol β€˜Open’.
  • Selanjutnya, untuk folder β€˜gl’ klik kanan folder β€˜gl’ -> β€˜Add’ -> β€˜Add Existing Item’. Di dalam layar β€˜Add Existing Item’, arahkan ke folder yang β€˜D:\Glest\Dependencies\shared_lib\sources\graphics\gl’, kemudian pilih semua yang berekstensi *.cpp klik tombol β€˜Open’. File tersebut harus berada di subfolder yang bernama β€˜gl’ yang ada di bawah folder β€˜Graphics’ pada project Visual Studio.
  • Lakukan langkah yang sama pada folder β€˜Lua’, ‘Platform‘, ‘Sound‘, ‘Util‘ dan ‘XML‘. Untuk folder β€˜Sound’ kita hanya memasukkan file yang ada di folder β€˜D:\Glest\Dependencies\shared_lib\source\sound’ dan β€˜D:\Glest\Dependencies\shared_lib\sources\sound\ds8’ tanpa harus menambahkan subfolder di dalamnya. Dan untuk folder ‘Platform‘ kita memilih file yang ada di folder ‘win32‘.
  • Sekarang kita membutuhkan langkah yang sama untuk β€˜Header Files’. Jadi buatlah folder di bawah β€˜Header Files’ di dalam project (‘Graphics‘, ‘Graphics\GL‘, β€˜Lua’, ‘Platform‘, ‘Sound‘, dan ‘XML‘). Setelah membuat folder, ulangi langkah di atas untuk menambahkan file ke dalam folder yang sesuai, tapi arahkan ke folder β€˜D:\Glest\Dependencies\shared_lib\include\’. Kali ini kita hanya akan menambahkan file yang berekstensi *.h, bukannya *.cpp seperti sebelumnya.
  • Selanjutnya kita memerlukan file yang ada di library GLsdk. Ada file sebuahΒ  source file (glprocs.c) and beberapa header files (wglext.h, gl.h, glext.h, glprocs.h). File tersebut berada di folder β€˜D:\Glest\Dependencies \GLsdk\GL’. Gunakan cara seperti di atas untuk menambahkan 1 source file dan 4 header file. Simpan saja file tersebut di folder β€˜Source Files’ dan β€˜Header Files’  tanpa harus membuat folder baru.
  • Klik kanan project β€˜GlestLib’ di Visual Studio dan pilih β€˜Properties’. Klik folder β€˜C/C++’ dan pilih β€˜General’. Atur β€˜Output Directory’ isi dengan β€˜.\lib’. Kemudia klik ‘Additional Include Directories‘, lalu atur seperti berikut :

D:\Glest\Dependencies\shared_lib\include\graphics
D:\Glest\Dependencies\shared_lib\include\graphics\gl
D:\Glest\Dependencies\shared_lib\include\lua
D:\Glest\Dependencies\shared_lib\include\platform\win32
D:\Glest\Dependencies\shared_lib\include\sound
D:\Glest\Dependencies\shared_lib\include\sound\ds8
D:\Glest\Dependencies\shared_lib\include\util
D:\Glest\Dependencies\shared_lib\include\xml
D:\Glest\Dependencies\GLsdk\GL
D:\Glest\Dependencies\oggvorbis-win32sdk-1.0.1\include
D:\Glest\Dependencies\xerces-c_2_6_0-windows_nt-msvc_60\include

  • Di bawah β€˜General’, klik β€˜Precompiled Headers’. Atur ‘Create/Use Precompiled Header‘ menjadi ‘Not using precompiled headers‘.
  • Klik folder β€˜Librarian’ dan pilih β€˜General’. Atur β€˜Output File’ menjadi β€˜$(OutDir)/GlestLib.lib’ untuk β€˜Release’ dan β€˜$(OutDir)/GlestLibd.lib’ untuk β€˜Debug’.
  • Klik ‘Additional Library Directories‘, lalu atur seperti berikut :

C:\Program Files\Microsoft Visual Studio .NET 2003\Vc7\PlatformSDK\Lib;
D:\Glest\Dependencies\oggvorbis-win32sdk-1.0.1\lib;
D:\Glest\Dependencies\xerces-c_2_6_0-windows_nt-msvc_60\lib;
D:\Glest\Dependencies\xerces-c_2_6_0-windows_nt-msvc_60\bin;
D:\Glest\Dependencies\lualib

  • Sekarang silahkan compile projectnya. Klik kanan β€˜GlestLib’ project pilih β€˜Build’. Atau tekan tombol β€˜F5’. Apabila Anda telah mencoba membuild project tetapi gagal, klik β€˜Clean Solution’, kemudian klik β€˜Build’ kembali.
  • Untuk melihat hasil compile, silahkan buka folder β€˜lib’ yang ada di dalam folder β€˜shared_lib’ dan temukanlah file GlestLib.lib.

5. Pembuatan Glest 3.2.2 :

  • Buka Microsoft Visual Studio 2003 atau pada project β€˜GlestLib’, pilih β€˜File’ -> β€˜New’ -> β€˜Project’. Pada layar β€˜New Project’ pilih β€˜Visual C++ Projects’ -> β€˜Win32’ -> β€˜Win32 Console Project’.
  • Beri nama project sebagai β€˜Glest’. Ubah β€˜Location’ menjadi β€˜D:\Glest\Glest3.2.2‘. Klik β€˜OK’.
  • Di layar β€˜Win32 Application Wizard’ pilih β€˜Application Settings’. Di Additional Options pilih : β€˜Empty Project’ dan Application type : klik β€˜Console Application’. Klik β€˜Finisih’.
  • Di project β€˜Glest’ yang kita buka di Visual Studio, klik kanan folder β€˜Source Files’ -> β€˜Add’ -> β€˜New Folder’ dan beri nama β€˜Ai’. Buat lagi folder yang lainnya di dalam β€˜Source Files’ dan beri nama β€˜Facilities’, ‘Game‘, ‘Global‘, ‘Graphics‘, β€˜Gui’, β€˜Main’, β€˜Menu’, β€˜Network’, ’Sound’, β€˜Type_Instances’, β€˜Types’ dan ‘World‘. Lakukan hal yang sama di dalam folder β€˜Header Files’.
  • Sekarang kita dapat menambahkan file ke dalam folder yang sesuai. Dengan cara klik kanan pada folder β€˜Ai’ -> β€˜Add’ -> β€˜Add Existing Item’. Di dalam layar β€˜Add Existing Item’, arah ke folder β€˜D:\Glest\Glest3.2.2\Source\ai’, kemudian pilih semua file yang berekstensi *.cpp klik tombol β€˜Open’.
  • Lakukan langkah yang sama pada folder β€˜Facilities’, ‘Game‘, ‘Global‘, ‘Graphics‘, β€˜Gui’, β€˜Main’, β€˜Menu’, β€˜Network’, ’Sound’, β€˜Type_Instances’, β€˜Types’ dan ‘World‘.
  • Sekarang kita membutuhkan langkah yang sama untuk β€˜Header Files’. Jadi buatlah folder di bawah β€˜Header Files’ di dalam project (β€˜Ai’, β€˜Facilities’, ‘Game‘, ‘Global‘, ‘Graphics‘, β€˜Gui’, β€˜Main’, β€˜Menu’, β€˜Network’, ’Sound’, β€˜Type_Instances’, β€˜Types’ dan ‘World‘). Setelah membuat folder, ulangi langkah di atas untuk menambahkan file ke dalam folder yang sesuai, tapi arahkan ke folder β€˜D:\Glest\Glest3.2.2\Source\’. Kali ini kita hanya akan menambahkan file yang berekstensi *.h, bukannya *.cpp seperti sebelumnya.
  • Klik kanan project β€˜Glest’ di Visual Studio dan pilih β€˜Properties’. Klik folder β€˜C/C++’ dan pilih β€˜General’. Atur β€˜Output Directory’ isi dengan β€˜..\bin’. Kemudia klik ‘Additional Include Directories‘, lalu atur seperti berikut :

D:\Glest\Glest3.2.2\Source\ai;
D:\Glest\Glest3.2.2\Source\facilities;
D:\Glest\Glest3.2.2\Source\game;
D:\Glest\Glest3.2.2\Source\global;
D:\Glest\Glest3.2.2\Source\graphics;
D:\Glest\Glest3.2.2\Source\gui;
D:\Glest\Glest3.2.2\Source\main;
D:\Glest\Glest3.2.2\Source\menu;
D:\Glest\Glest3.2.2\Source\network;
D:\Glest\Glest3.2.2\Source\sound;
D:\Glest\Glest3.2.2\Source\type_instances;
D:\Glest\Glest3.2.2\Source\types;
D:\Glest\Glest3.2.2\Source\world;
D:\Glest\Dependencies\shared_lib\include\graphics;
D:\Glest\Dependencies\shared_lib\include\graphics\gl;
D:\Glest\Dependencies\shared_lib\include\lua;
D:\Glest\Dependencies\shared_lib\include\platform\win32;
D:\Glest\Dependencies\shared_lib\include\sound;
D:\Glest\Dependencies\shared_lib\include\sound\ds8;
D:\Glest\Dependencies\shared_lib\include\util;
D:\Glest\Dependencies\shared_lib\include\xml;
D:\Glest\Dependencies\GLsdk\GL;
D:\Glest\Dependencies\oggvorbis-win32sdk-1.0.1\include;
D:\Glest\Dependencies\xerces-c_2_6_0-windows_nt-msvc_60\include

  • Di bawah β€˜General’, klik β€˜Precompiled Headers’. Atur ‘Create/Use Precompiled Header‘ menjadi ‘Not using precompiled headers‘.
  • Klik folder β€˜Linker’ dan pilih β€˜General’. Atur β€˜Output File’ menjadi β€˜$(OutDir)/Glest.exe’ untuk β€˜Release’ dan β€˜$(OutDir)/Glestd.exe’ untuk β€˜Debug’.
  • Klik ‘Additional Library Directories‘, lalu atur seperti berikut :

C:\Program Files\Microsoft Visual Studio .NET 2003\Vc7\PlatformSDK\Lib”;
D:\Glest\Dependencies\lualib;
D:\Glest\Dependencies\GLsdk\GL;
D:\Glest\Dependencies\oggvorbis-win32sdk-1.0.1\lib;
D:\Glest\Dependencies\xerces-c_2_6_0-windows_nt-msvc_60\bin;
D:\Glest\Dependencies\xerces-c_2_6_0-windows_nt-msvc_60\lib;
D:\Glest\Dependencies\shared_lib\lib

  • Klik β€˜Input’ di bawah folder β€˜Linker’, isi ‘Additional Dependencies‘ seperi berikut :

OpenGL32.lib
glu32.lib
glaux.lib
dsound.lib
dxguid.lib
GlestLib.lib
ogg_static.lib
vorbis_static.lib
vorbisfile_static.lib
xerces-depdom_2.lib
xerces-c_2.lib l
ua51.lib
Ws2_32.lib
BGHELP.lib

  • Sekarang silahkan compile projectnya. Klik kanan β€˜GlestLib’ project pilih β€˜Build’. Atau tekan tombol β€˜F5’. Apabila Anda telah mencoba membuild project tetapi gagal, klik β€˜Clean Solution’, kemudian klik β€˜Build’.

6. Jalankan file exe yang telah di compile

  • Buka folder β€˜bin’ yang ada di dalam folder β€˜D:\Glest\Glest3.2.2’ jalankan file β€˜Glest.exe’.

Hal yang perlu diperhatikan adalah komputer anda harus dapat menjalankan Glest. Untuk mengetahuinya, terlebih dahulu install Glest yang sudah ada sebelumnya (instalannya).

Penjelasan :

  1. Drive β€˜D’ adalah drive yang ada di komputer yang saya pakai. Silahkan anda mengatur sendiri Drive mana yang akan anda pakai sesuai keinginan anda.
  2. Untuk menginstall glutlib anda dapat membaca file β€˜Read Me.txt’.

Tips :

  1. Untuk penulisan direktori sebaiknya ditulis seperti ini ‘..\include\graphics’. Gunanya apabila project itu akan dipindah ke direktori yang berbeda, tidak perlu mengatur kembali. Makan banyak waktu.

Untuk penjelasan lebih lanjut bisa lihat di website Glest atau pun bergabung dengan Forum Glest. Setelah source bisa di compile dengan sukses, maka sekarang anda dapat membuat scenario game anda sendiri berdasarkan Engine Glest ini.

Selamat Mencoba!

Begitulah ilmu yang dapat saya bagi pada postingan kali ini. Kalo adaΒ  yang mau ditanyakan silahkan memberikan komen. Atau apabila ada yang mau menyanggah atau memberikan masukkan akan saya terima dengan senang hati.

Untuk referensi selebihnya bisa dilihat di :

Note : Sebenarnya saya ingin memposting ini dari jauh-jauh hari, tetapi karena kesibukan dan sangat MALAS-nya saya untuk mengingat kembali langkah-langkah yang sedikit rumit sehingga pekerjaan ini sedikit terhambat. Semoga bermanfaat.

Older Entries